PENGELOLAAN TAMBANG DALAM PERSPEKTIF HADIST

Authors

  • Ahmad Khairuddin Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.55606/religion.v3i6.1219

Keywords:

Mining, Environment

Abstract

Mining goods are the most important source of the earth, yes, they must receive their own attention by humans, considering that mining materials that are unlimited in number and impossible to spend are public property and managed by the state, Mining Goods Management Hadith Perspective. The results must be given to the people in the form of cheap goods in the form of subsidies for the primary needs of the community such as education, health and public facilities. It is the state that has the right to handle the exploration (including the management) of mining goods and distribute the results to the people of a country, of course in accordance with the Islamic shari'a benchmarks. But it also does not rule out the possibility for the state to cooperate with certain circles in realizing a justified production pattern and realizing justice in the field of distribution of mining goods. On the other hand, the Mineral and Mineral Law stipulates that the government may grant mining management rights to three business entities (private business entities, cooperatives and individuals), and/or both all or part of the mining activities, which of course after obtaining a mining business license from the authorities, namely the central government.

References

Abdillah, Mujiyono. (2001). Agama Ramah Lingkungan Perspektif Al Qur’an. Jakarta: Penerbit Paradina.

Abdushshamad, Muhammad Kamil. (2003). Mukjizat Ilmiah dalam alQur’an. AKBAR Media Eka Sarana.

Ahmad Jaili. (2021). Teori Maqashid al-Syari’ah dalam Hukum Islam, Terajuurnal Syari’ah dan Hukum. 3(2), 71.

Ahmad Khoirul Umam [Ed.]. (2021). Kuasa Oligarki atas Minerba Indonesia: Analisis Pasca Pengesahan UU No. 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Minerba. Jakarta: Universitas Paramadina.

Al-Adl, 1(April), 67–86. Lutfulloh, Z., & Donri, W. (2021). Akibat Hukum Penerbitan Surat Izin Usaha Pertambangan (Iup) Pada Kekayaan Alam Kepulauan Sangihe. Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja, 47(2), 175–194. https://doi.org/10.33701/jipwp.v47i2.2031

Al-Haritsi, Jaribah bin Ahmad. (2003). Fiqih Ekonomi Umar bin Al-Khathab, Cet.1. Jakarta: Khalifa Pustaka al-Kausar grup.

Ali Muhtarom. (2016). Pendidikan Lingkungan Hidup Dalam Perspektif Hadis (Membangun Kesadaran Pendidikan dalam Melestarikan Lingkungan). An-Nidzam, 3(1), 13–34.

Al-Jarjawi, Syekh Ali Ahmad. (2006). Indahnya Syari’at Islam. Jakarta: Gema Insani Press. Team Penyusun Al-Qur‟an Al Karim Terjemahnya.(1996). Semarang: PT. Karya Toha Putra.

Beny, Ulu Meak.(2011).Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan Hidup. Bandung: Kabid. Tata Lingkungan dan Pengkajian Dampak Lingkungan Mediaindonesia.com (2013).

David Harvey. (2005). The New Imperialism. Oxford, UK: Oxford University Press.

Dermawan, M. K. (2009). Perilaku Merusak Lingkungan Hidup: Perspektif Individu, Organisasi dan Institusional. Journal Legislasi Indonesia, 6(3), 197. http://e-jurnal.peraturan.go.id/index.php/jli/article/view/312/197

Edward Aspinall & Greg Fealy. (2003). Local Power and Politics in Indonesia: Decentralisation & Democratisation. Singapore: ISEAS Yusof Ishak Institute.

Fadhil, Said. (2008). Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Berbasis Pengetahuan dan Kearifan Lokal (Local Wisdom) di Kalimantan. Jakarta: PKP2A III LAN.

Fatwa MUI Nomor 22 Tahun 2011 tentang Pertambangan Ramah Lingkungan

Henri Lefebvre. (1974). La production de l’espace. L’Homme et la société, (31-32): Pp. 15-32.

Husnul Khatimah. (2007). Penerapan Syaria’ah pada Sistem Aplikasi Syari’ah Zaman Nabi. Pustaka Pelajar.

James Tully. (2008). Modern Constitutional Democracy and Imperialism. The Osgoode Hall Law Journal, 46 (3):pp 461-493.

Jazuli, A. (2015). Dinamika Hukum Lingkungan Hidup Dan Sumber Daya Alam Dalam Rangka Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 4(2), 181. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v4i2.19

Josh Dumont (2011). Global Capitalism in Crisis: Karl Marx and the Decay of the Profit System By Murray E. G. Smith, Global Discourse, 2:1, 176-178, DOI: 10.1080/23269995.2011.10707892

Karim, Adi Warman. (2007). Ekonomi Makro Islam, Edisi Ketiga. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Rahman, Afzalur. (1995). Economic Doctrines of Islam, (Doktrin Ekonomi Islam Jilid 2, Terj (Nastangin dan Soeroyo: Yokyakarta: Dhana Bhakti Wakaf. Nashiruddin, Al Alba, Muhammad.(2007).Ringkasan Shahih Bukhari Muslim, (pena. Faisal dan THahirin Saputra): Jakarta: Puataka Azam. Al-Imam Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad al-Anshori al Qurthubi.(1988). Al-Jami’ Li Ahkaamil Al-Qur’an.Penerbit: Darul Kutub al-„Ilmiyah. Madiong,Baso. (2008). Pokok-Pokok Pikiran Pengelolaan Sumber Daya Alam Dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif, diakses pada tanggal 23 Desember 2020 melalui https://basomadiong.wordpress.com/2012/07/25/39/

Kementerian ESDM. Kementerian ESDM geliatkan nilai tambah sumber daya alam. Diakses melalui https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsipberita/kementerian-esdm-geliatkan-nilai-tambah-sumber-daya-alam

Kotijah, S. (2011). Islam Dan Lingkungan Hidup Dibidang Pertambangan. Yuridika, 26(2), 129–149. https://doi.org/10.20473/ydk.v26i2.268

KPK. (2018). Nota Sintesis Evaluasi Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber Daya Alam 2018. Jakarta, Indonesia.

Krinus Kum. (2015). Konflik Pertambangan di Tanah Papua. Bogor: Mitra Wacana Media.

Listiyani, N. (2017). Dampak Pertambangan Terhadap Lingkungan Hidup Di Kalimantan Selatan dan Implikasinya Bagi Hak-Hak Warga Negara (Impact of Mining on Life Environment in South Kalimantam And Implication for Rights of Citizens).

M. Hasbi Umar. (2007). Nalar Fikih Kontemporer. Persada Press.

Machendrawati, Nanik dan Agus Ahmad Safei. (2001). Pengembangan Masyarakat Islam dari Ideologi, Strategi Sampai Tradisi. Bandung: PT Remaja Grafindo,.

Maryono Abdullah, Pemanfaatan-Sumber-Daya-Alam-untuk-Kegiatan Ekonom, Di akses akses melalui http://id.scribd.com/doc. Pada tanggal 23 November 2013.

Moh. Fadli, Mukhlis, M. L. (2016). Hukum dan Kebijakan Lingkungan. UB Press

Mohammad Zulfan Tadjoeddin. (2007). A Future Resource Curse in Indonesia: The Political Economy of Natural Resources, Conflict and Development. CRISE, Department of International Development, University of Oxford.

Muhammad Umar (Emtas). (2006). Peradaban Aceh II. Banda Aceh: Yayasan Busafat Kerja Sama Dengan Jaringan Komunitas Masyarakat Adat Aceh.

Muhammad Umar (Emtas). (2006). Peradaban Aceh, Tamaddun I, Kilasan Sejarah Aceh dan Adat. Banda Aceh: Yayasan Busafat Kerja Sama Dengan Jaringan Komunitas Masyarakat Adat Aceh.

Nina, H. (2015). Permasalahan Lingkungan Hidup dan Penegakan Hukum Lingkungan di Indonesia. Unigal.Ac.Id, 3(2), 1–16.

Nisa, A. N., & Suharno, S. (2020). Penegakan Hukum Terhadap Permasalahan Lingkungan Hidup Untuk Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Bina Mulia Hukum, 4(2), 294. https://doi.org/10.23920/jbmh.v4i2.337

Niwele, A. V., Mataheru, F., & Taufik, I. (2021). Penanggulangan Penambangan Emas Illegal seiring dengan bergulirnya reformasi yang berlangsung semenjak 1998 silam , dimana kekayaan daerah, terutama yang bersumber dari sektor pertambangan . Dalam rangka Undang-Undang dasar Negara Republik Indonesia Tahu. Jurnal Kreativitas Mahasiswa Hukum, 1(2), 54–64.

Nogarsyah Moede Gayo. (2004). Buku Pintar Islam. Jakarta: Ladang Pustaka dan Intimedia.

Pasal 70 ayat (1) UU No. 32/2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Diakses tanggal 22 November 2013, dari http://www.Mediaindonesia.Com/webtorial/klh/

Rahmatillah, S., & Husen, T. (2018). Penyalahgunaan Pengelolaan Pertambangan Terhadap Kerusakan Lingkungan Hidup Di Kecamatan Kluet Tengah. Legitimasi: Jurnal Hukum Pidana Dan Politik Hukum, 7(1), 149. https://doi.org/10.22373/legitimasi.v7i1.3969

Rembet, R. C. (2020). Pengaturan Hukum Pengelolaan Lingkungan Hidup Menurut Deklarasi Stockholm 1972. Lex Et Societatis, 8(4), 36–44. https://doi.org/10.35796/les.v8i4.30908

Rosyidah, N. K., & Aristoni (2021). Tinjauan Maqashid Al- syari’ah Terhadap Pembebasan Narapidana Asimilasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIIB Pati. Yudisia: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, 12(2). S

Sanjono. (2002). Pengolola Hutan, Tanah dan Air: Dalam Perspektif al Qur’an, Cet. 1. Jakarta: Pustaka Alhusna Baru

Sayyid sabiq. (2006). Fiqih Sunnah jilid 4. Jakarta: Pena.

Siti Rohaya. (2018). Jurnal Kajian Ilmu Hukum dan Syariah. Jurnal PETITA, 3(1), 96–103.

Taqiyuddin An-Nabhânî. (2004). Al-Nizâm al-Iqtisâdî fî al-Islâm. Beirut: Dâr al-Ummah.

Tim Perencanaan Mukim Aceh, (2009). Proses Perencanaan Bersama Masyarakat Adat, Penguatan Mukim Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam. Banda Aceh: Fauna Flora Internasional (FFI) Progam Aceh

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup Fatwa MUI. (2011).

Vedi R. Hadiz. (2010). Localising Power in Post-Authoritarian Indonesia: A Southeast Asia Perspective. California: Stanford University Press.

Wahbah al-Zuhailî. (2004). Al-Fiqh al-Islâmî wa-Adillatuh. Damaskus: Dâr al-Fikr.

Wahyuddin, Wahyuddin, Ridhahani Fidzi, and Gt Muhammad Irhamna Husin. "Hubungan Antara Keberagamaan Islam Dengan Etos Ekonomi Pada Masyarakat Di Daerah Industri Tambang Batu Licin Kalimantan Selatan." (2022).

Willem van der Muur. (2018). Forest conflicts and the informal nature of realizing indigenous land rights in Indonesia, Citizenship Studies, 22:2, 160-174, DOI: 10.1080/13621025.2018.1445495

yaprillah, A. (2016). Penegakan Hukum Administrasi Lingkungan Melalui Instrumen Pengawasan. Bina Hukum Lingkungan, 1(1), 99–113. https://doi.org/10.24970/jbhl.v1n1.8

Yusuf al-Qardhawi. (2001). Ri’ayatu al-Bi’ah Fi as-Syari’ah al-Islamiyah. Dar al-Syuruq.

Downloads

Published

2024-12-26