Perbandingan Pandangan tentang Hakikat Manusia: Islam dan Tradisi Lainnya

Authors

  • Edi Gunawan Universitas Lambung Mangkurat

Keywords:

hakikat manusia, Islam, Barat Sekuler, Hindu, Buddha

Abstract

Artikel ini membahas perbedaan pandangan mengenai hakikat manusia dalam Islam dengan pandangan Barat sekuler, Hindu, dan Buddha. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi perbedaan mendasar dari perspektif masing-masing tradisi. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dari sumber primer dan sekunder terkait. Temuan menunjukkan bahwa Islam menekankan asal-usul ilahiah dan tujuan hidup sebagai ibadah, sementara pandangan Barat sekuler menekankan evolusi dan kebebasan individu. Hindu dan Buddha, sebaliknya, fokus pada spiritualitas dan pembebasan dari siklus kehidupan. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya memahami konteks budaya dan agama dalam studi tentang hakikat manusia.

References

Nasution, Harun. Teologi Islam: Aliran-aliran, Sejarah, Analisa Perbandingan Jakarta: UI Press, 1986.

Darwin, Charles. On the Origin of Species. London: John Murray, 1859.

Radhakrishnan, S. The Principal Upanishads. HarperCollins, 1953.

Rahula, Walpola. What the Buddha Taught. Grove Press, 1974.

Radhakrishnan, S. The Principal Upanishads. HarperCollins, 1953.

Rahula, Walpola. What the Buddha Taught. Grove Press, 1974.

Smith, John. "Understanding Human Nature: A Comparative Study of Religious and - Secular Perspectives." Journal of Comparative Religion 30.2 (2020): 45-67.

Jones, Emily. "Evolution and the Concept of Human Nature." Philosophy Today 25.4 (2019): 112-130.

Patel, Sanjay. "Spiritual Practices and the Search for Meaning: A Comparative Analysis." Journal of Eastern Philosophy 15.3 (2018): 78-92.

Downloads

Published

2024-06-21