Dinamika Mazhab, Taqlid, dan Ijtihad dalam Fiqih Kontemporer
Keywords:
Mazhab, Taqlid Al-Ahkam, Taqlid Al-Shakhsi, TalfiqAbstract
Penelitian ini mengkaji peran bermazhab dan taqlid dalam kerangka keilmuan hukum Islam kontemporer. Fokus utama adalah pada urgensi mazhab sebagai sistem metodologis yang menjaga kesinambungan otoritas keilmuan, serta dua varian taqlid yaitu taqlid asy-syakhs dan taqlid al-ahkam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis library research, dengan analisis historis-teks dan konten dari literatur klasik dan kontemporer. Hasil menunjukkan bahwa taqlid al-ahkam semakin banyak digunakan dalam fatwa modern sebagai strategi fleksibel, sementara talfiq (kombinasi pendapat mazhab) juga muncul sebagai respons atas kompleksitas persoalan masa kini. Di sisi lain, taqlid asy-syakhs tetap dipertahankan sebagai bentuk penghargaan terhadap tradisi mazhab. Diskusi menekankan bahwa ijtihad kontemporer lintas mazhab menjadi kunci agar hukum Islam tetap adaptif terhadap realitas zaman tanpa meninggalkan akar ushul klasik. Kesimpulannya, mazhab dan taqlid tidak menjadi penghalang pembaruan, melainkan fondasi metodologis yang memperkuat legitimasi serta fleksibilitas hukum Islam modern.
References
Ar-Rizq, Alfan Ulya, Syafiq Qolbil Auliya’ Moh, dan M. Imamul Muttaqin. “Taqlid, ittiba’, talfiq, dan ijtihad dalam ushul fiqh.” Ummul Qura : Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan 19, no. 02 (2024): 79–85.
Bambang. “Ijtihad and the Dynamics of Islamic Legal Interpretation: An Epistemological Exploration in the Contemporary Context.” Nusantara: Journal of Law Studies 3, no. 1 (2024): 56–67. https://doi.org/10.5281/zenodo.17373912.
Bedong, M. Ali Rusdi. “Metodologi Ijtihad Imam Mujtahidin (Corak Pemikiran dan Aliran).” Jurnal Al-‘Adl 11, no. 2 (2018): 130–48.
Fadilah, Rizki, Dhiauddin Tanjung, Islam Negeri, dan Sumatera Utara. “Dalam Kehidupan Masyarakat Islam.” Jurnal Hukum dan Hukum Islam 3, no. 6 (2024): 278–90.
Fauzan, Ahmad. The Philosophy of Islamic Law. 2025, 443–54. https://doi.org/10.18502/kss.v10i8.18458.
Jamaludin, Mohd Hafiz, Ahmad Hidayat Buang, dan Arip Purkon. Ahkam : Jurnal Ilmu Syariah Talfīq as A Method for Legal Solutions in Contemporary Islamic. 24, no. 1 (2024): 55–66.
Maimun. “Reorientasi Ijtihad Kontemporer: Analisis Hukum Islam.” AL-‘ADALAH 11, no. 2 (2013): 155–64.
Murdan, Muhammad Nur. “Menalar Konstruksi Sejarah Pembentukan Madzhab Fiqh Islam dalam Upaya Menyelaraskan Moderasi Bermadzhab.” Jurnal Penelitian Sosial Agama 7, no. 2 (2022): 103–19. https://doi.org/10.47766/almabhats.v7i2.1039.
Ningsih, Wahyu. “Implementasi Ijtihad Dan Taqlid Di Era Kontemporer.” Jurnal Asy-Syukriyyah 24, no. 2 (2023): 152–71.
Syahril, Sulthan. Metode Studi Islam Komprehensif dan Implikasinya Terhadap Corak Pemikiran Aliran-Aliran dalam Islam. 19, no. 2 (2019): 339–50.
Turmudi. “Ijtihad Pada Masa Kontemporer ( Konteks Pemikiran Islam dalam Fiqh Dan Ushul Fiqh ).” AI Tribakti Kediri 25, no. 1 (2014): 1–12.
Yahya, Syarif Muhammad. Fenomena Praktik Ijtihad dan Taqlid dalam Pandangan Hukum Islam. 4, no. 2 (2021): 89–102.


