Urgensi Pemahaman Kewajiban Anak Setelah Balig dalam Perspektif Pendidikan Islam
Keywords:
Balig, Mukalaf, Kewajiban Syariat, Pendidikan IslamAbstract
Masa balig merupakan fase penting dalam kehidupan seorang Muslim karena pada tahap ini seseorang mengalami perubahan status hukum dari anak-anak menjadi mukalaf yang dibebani kewajiban syariat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pemahaman kewajiban anak setelah balig dalam perspektif pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui pengkajian berbagai literatur fikih dan pendidikan Islam yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balig ditandai dengan ihtilam, haid, atau mencapai usia 15 tahun qamariyah. Setelah balig, anak berkewajiban melaksanakan ibadah mahdhah seperti shalat, puasa, zakat, dan haji (bagi yang mampu), serta menjaga aurat, mengatur pergaulan dengan lawan jenis, dan memikul tanggung jawab moral serta akhlak. Namun, realitas menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kematangan fisik dan kesadaran spiritual remaja. Oleh karena itu, pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kesadaran kewajiban melalui pembinaan bertahap sejak sebelum balig, baik dalam keluarga maupun lembaga pendidikan.
References
Aflisia, Noza, Afrial Afrial, dan Asri Karolina. “Konsep Kewajiban Manusia dan Implikasinya dalam Pendidikan Islam.” Balajea: Jurnal Pendidikan Islam 7, no. 1 (2022).
Akifah, Najla, dan Febri Fauzia Adami. “Akhlak, Moral dan Etika Perspektif Islam.” At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora 9, no. 1 (2025): 27–40. https://doi.org/10.47006/attazakki.v9i1.23975.
Al-Bantany, Muhammad Nawawi. Kasyifatusy Saja. Dar Ibn Jazm, 2011.
Asih, Sri. “Urgensi Pendidikan Akhlak Budi Pekerti Sebagai Pondasi dalam Perspektif Islam.” Jurnal Pendidikan Guru 5, no. 1 (2024). https://doi.org/10.47783/jurpendigu.v5i1.650.
Assegaf, Abdurrahman. Al-Ibanah wal Ifadhah. Dar ar-Rahmah al-Islamiyyah, t.t.
Asy-Syathiry, Ahmad bin Umar. Nail Ar-Raja. Dar al-Minhaj, 2007.
Awwaliyah, Neny Muthiatul, Siti Robikah, dan Sri Haryati Lestari. “Aurat Laki-Laki Dan Perempuan Dalam Al Quran: Kajian Tematik Dengan Analisis Semiotik Charles Sanders Pierce.” Fatayat Journal of Gender and Children Studies 1, no. 1 (2023): 1–8.
Ba’asyan, Said bin Muhammad. Busyral Karim: bi Syarah Masail at-Ta’lim. Dar al-Minhaj, 2004.
Bafadhal, Abdullah. Al-Muqaddimah Al-Hadhramiyyah. Dar al-Minhaj, 2011.
Danim, Sudarwan. Riset Keperawatan: Sejarah & Metodologi. Penerbit Buku Kedokteran EGC, 2003.
Hidayat, Rahmat. “Tanggung Jawab dan Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Anak dalam Pandangan Islam.” Al Hikam: Journal of Education 1, no. 2 (2020): 141–52.
Justitia, Sutji. Adab Menjaga Pergaulan dalam Islam. Blurb Incorporated, 2021.
Kamal al-Din al-Siwasi. Fathul Qadir. Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 2003.
Majri, Athifa Khalisha, Uswah Khairani, Putri Zahara, Nyai Ai Nurjanah, dan Wismanto Wismanto. “Pentingnya Pendidikan Menjaga Aurat Antara Mahram dalam Islam.” MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin 2, no. 1 (2024): 163–76. https://doi.org/10.60126/maras.v2i1.165.
Mukhlas, Abdulloh Arif. “Fase Pendidikan Islam Anak-anak dalam Perspektif Fikih.” Jurnal Pendidikan Agama Islam Miazhar 4, no. 2 (2025): 85–93.
Mukminin, Umil, Sheila Fakhria, dan Husnul Khotimah. “Optimalisasi Kompetensi Paedagogis Guru dalam Pendampingan Masa Aqil Balig Remaja.” Edudeena : Journal of Islamic Religious Education 7, no. 2 (2023): 134–49.
Munawwir, Ahmad Warson. Al Munawwir: Kamus Arab-Indonesia. Pustaka Progressif, 1997.
Nazwa, Khaeru, Bunga Khansa Tikwana, Adria Safira, Andriyani Andriyani, Wahdi Sayuti, dan Raghib Filhaq. “Fiqih dan Prinsip Ibadah dalam Islam.” Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat 3, no. 1 (2026): 300–309.
Prihatmoko, Ganang, dan Endin Mujahidin. “Analisis Terhadap Etika Pergaulan Lawan Jenis Perspektif Ibnu Muflih dalam Al-Adab Asy-Syar’iyyah.” Islamic Literature: Journal of Islamic Civilisations 1, no. 1 (2024): 34–45.
Rachman, Helmy Aulia, Muhammad Dimar Alam, dan Intan Lifinda Ayuning Putri. Prinsip Penelitian Kualitatif. PT. RajaGrafindo Persada - Rajawali Pers, 2025.
Rakib, Abdur. “Mukallaf sebagai Subjek Hukum dalam Fiqih Jinayah.” HAKAM: Jurnal Kajian Hukum Islam dan Hukum Ekonomi Islam 5, no. 2 (2021): 121–39.
Sapdi, Rohmat Mulyana, dan Cucu Komala. “Pembentukan Karakter Tanggung Jawab Menuju Masa Akil Baligh.” Jurnal Perspektif 7, no. 1 (2023): 50–60.
Sesse, Muhammad Sudirman. “Aurat Wanita Dan Hukum Menutupnya Menurut Hukum Islam.” AL-MAIYYAH : Media Transformasi Gender Dalam Paradigma Sosial Keagamaan 9, no. 2 (2016): 315–31.
Smith, Zein Ibrahim bin. At-Taqrirat As-Sadidah. Dar al-Ulum al-Islamiyyah, 2006.
Sulistiyawati, Eka. “Etika Pergaulan Laki-laki dan Perempuan dalam Al-Qur’an (Analisis QS. An-Nûr ayat 31-32 Perspektif Penafsiran Hasbi Ash-Shiddiqie dalam KitabTafsîr An-Nûr).” El-Waroqoh : Jurnal Ushuluddin dan Filsafat 8, no. 1 (2024): 120–36.
Yuhani`ah, Rohmi. “Tanggung Jawab Orang Tua Terhadap Pendidikan Seksual Anak: (Tela’ah Atas Pemikiran ‘Abdullah Nashih).” Jurnal Kajian Pendidikan Islam 1, no. 2 (2022): 163–85.


