Pengintegrasian Kimia Lingkungan dengan Agama Islam dalam Lingkup Ihya'ul Mawat
Keywords:
Environmental Chemistry, Ihya Al-Mawat, Enviroment, Environmental Conservation, Dead SoilAbstract
Islam is very concerned about the environment as well as chemistry. Most chemistry is misunderstood as harmful to the environment whereas in chemistry there is a study in the form of environmental chemistry that discusses the chemical point of view for environmental sustainability. In this article, we will discuss the harmony of the concept of environmental chemistry with the Islamic concept of the environment within the scope of Ihya' Al-Mawat. The method used is a literature study by reviewing various references both sourced from books, journals, and from previous research results and in accordance with the topic to be discussed. The results found that the concept of environmental chemistry is in line with the Islamic religious concept of the environment within the scope of Ihya' Al-Mawat in terms of environmental preservation through cultivating dead fertilizing dead soil. The application of chemical fertilizers can meet the insufficient amount of nutrients in the soil so that production increases but the use of chemical fertilizers should not be excessive. Excessive use of chemical fertilizers can disrupt life and balance of soil causing a decrease in soil pH, apart from the use of chemical fertilizers must be accompanied by the use of organic fertilizers.
References
Al-Idrius, Syarifah, Wahidah., Rahmawati. 2021. Analisis kemampuan awal literasi lingkungan Mahasiswa dalam pembelajaran Kimia Lingkungan. Jurnal Pendidikan dan Dakwah. 1(1).242.
Anindyawati, T. (2010). Potensi selulase dalam mendegradasi lignoselulosa limbah pertanian untuk pupuk organik. Jurnal Selulosa , 45 (02).
Dahlianah, I. (2015). Pemanfaatan sampah organik sebagai bahan baku pupuk kompos dan pengaruhnya terhadap tanaman dan tanah. Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian, 10(1), 10-13.
Demes, N., & Djoko, P. (2017). Kimia Lingkungan.
Dewanto, F. G., londok, J. J., Tuturong, R. A., & Kaunang, W. B. (2017). Pengaruh pemupukan anorganik dan organik terhadap produksi tanaman jagung sebagai sumber pakan. Zootec, 32 (5).
Djufri, M. I. (2021). Ihya’ Al-Mawat Perspektif Hanafiyyah dan Syafi’iyyah (Studi
Komparatif). SAKINA : Journal of Family Studies, Vol 5.
Efendy, I. (2016). Konstruksi Pendidikan Kesehatan Lingkungan dalam Perspektif Islam. Miqot: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 40(2).
Fadli, M. R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33-54.
Fitria, I. (2017). Konsep menghidupkan tanah mati menurut imam abu hanifah beserta relevansinnya dengan undang undang pokok Agraria (uu no. 5 tahun 1960) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).
Indriani ,Y.H.,2004. Membuat kompos secara kilat, penebar swadaya, Jakarta. Kanno, T.M. Saito, Y. Ando, M. C.M. Macedo, T.Nakamura and C.H.B.
Muzakki, A. (2020). Menjaga Kelestarian Tanah: (Respon Fiqh Terhadap Penggunaan Bahan-Bahan Kimia Dan Pupuk Kandang Dalam Pertanian). Islamic Akademika, 2(2), 138-154.
Purnomo, Tri., Zudri, Fatardho., Putrina, Misfit., DS, Fefriyanti., Enati,P,N. 2023. The Effect of Various Chemical Fertilizer and Liquid Organic Fertilizer Dosage on The Growth and Production of Payakumbuh Tobacco (Nicotiana tabacum L.). Jurnal UM-Tapsel. Vol.8 (1). 256
Rejekiningsih, Triana. (2016). ‘Asas Fungsi Sosial Hak Atas Tanah Pada Negara Hukum Di Indonesia’, Jurnal Yustisia, 31– 48
Saragih, Diana., Hamim, Herawati., Nurmauli. 2013. Pengaruh dosis dan waktu aplikasi pupuk urea dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung (Zea mays, I) PIONEER 27. Jurnal Agrotek Tropika. 1(1). 1:50-54
Saraswati, Rasti., Sumarno. 2008. Pemanfaatan Mikroba Penyubur Tanah sebagai Komponen Teknologi Pertanian. Jurnal Iptek Tanaman Pangan. 3(1).41
Subhan dan Nurtika.2004. Penggunaan pupuk Fosfat, Kalium dan Magnesium.
Suhendi, Hendi. (2002). Fiqh Muamalah. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.
Sutoyo. (2015). Revolusi Paradigma Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Indonesia. Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 28(1), 56–66.
Sulistyo, A. (2018). Konsep pendidikan lingkungan hidup dalam pandangan islam. JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 4(1).
Syamsudin, M. (2017). Krisis Ekologi Global Dalam Perspektif Islam. Jurnal Sosiologi Reflektif, 11(2), 83-106.
Syarbaini A. (2022). Konsep Ihya’ Al-Mawat Menurut Hukum Ekonomi Syariah (Dalam Fiqh Islam) Ditinjau Dari Undang-Undang Pokok Agraria Dan Undang-Undang Kehutanan. Jurnal HEI EMA, 1(2), hal. 14-22.
Tjitrosoepomo. 2010. Morfologi Tumbuhan. Cet. Ke. 17. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. 268 Hal.
Yusmayanti, Milis., Asmara, Purba, A.2019. Analisis kadar Nitrogen pada pupuk urea, pupuk cair dan pupuk kompos dengan metode Kjeldahl. Amina. 1(1). 28-31

