Perspektif Ilmu Fisika Tentang Kerusakan Alam dalam Bingkai Ajaran Agama Islam

Authors

  • Alya Nur Alifah Universitas Lambung Mangkurat
  • Lia Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.55606/religion.v3i3.1029

Keywords:

Kerusakan alam, Konsep fisika, Islam

Abstract

Kerusakan alam telah menjadi isu yang semakin mendesak dalam beberapa dekade terakhir. Banjir, gempa bumi, dan tsunami adalah beberapa contoh bencana alam yang telah menimbulkan kerugian besar bagi umat manusia. Dalam konteks ini, ilmu fisika dapat memberikan perspektif yang berharga dalam memahami dan mengatasi masalah kerusakan alam. Dalam artikel ini, akan dibahas konsep fisika yang dapat diaplikasikan dalam pandangan agama Islam untuk menjaga kelestarian alam. Tujuan penelitian ini adalah memberikan wawasan tentang bagaimana prinsip-prinsip fisika dapat menjelaskan dan meramalkan bencana alam, untuk mengeksplorasi implikasi kerusakan alam dari sudut pandang fisika dan Islam, dengan harapan dapat menyajikan perspektif yang holistik terkait dengan penanggulangan bencana alam. Dengan menggunakan metode kajian literatur, penelitian ini berusaha menyatukan pemahaman ilmiah dan keyakinan keagamaan, menyoroti pentingnya mengatasi isu lingkungan melalui pendekatan holistik yang mengintegrasikan pengetahuan ilmiah dan hikmah spiritual.

References

Abbas, A. (2020). "Islamic Ethics and Environmental Protection." Islamic Studies Quarterly.

Academia.edu. Kajian Proses Terjadi Hujan Dalam Perspektif Fisika. Diakses pada 10 November 2019, dari https://www.academia.edu/10024176

Andi, A., & Hurriati, L. (2020). Dampak bencana gempa bumi terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Kompetitif: Media Informasi Ekonomi Pembangunan, Manajemen dan Akuntansi, 6(2), 150-165.

Anonim. 2005. Tafsir Ibnu Katsir Juz 2. terj. Bahrun Abu Bakar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Anonim. 2010. Tafsir Jalalain. Tasikmalaya: Pesantren Persatuan Islam 91.

Anwar S. 2019. Islam, Ilmu & Kebudayaan. Yogyakarta: UAD Press.

Departemen Agama Republik Indonesia. 1987. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: YPP/Penafsir Al-Qur’an.

Ghurri Ainul. 2014. Dasar-Dasar Mekanika Fluida. Universitas Udayana, Bali.

Halliday, dkk. 2010. Fisika Dasar Jilid I Edisi 7. Jakarta: Erlangga.

Munawwir AW. 1997. Kamus al-Munawwir Arab-Indonesia. Malang: Pustaka Progressif.

Arif, A. (2018). Catatan Pemikiran dari Titik Nol Tsunami Aceh: Membangun Negeri Sadar Bencana. Syiah Kuala University Press.

Rizani, M. A., Setiawan, K. P., Syarif, A., Alim, F. S. N., Wahyuni, E., & Chomah, N. S. E. (2023). Fleksibilitas Lantai Hunian: Alternatif Konsep Mitigasi Banjir di Kota Barabai. Buletin Profesi Insinyur, 6(1), 1-6.

Sari, A. S., & Abdi, A. W. (2023). Kesiapsiagaan Masyarakat Gampong Pulot Kecamatan Leupung Kabupaten Aceh Besar Terhadap Bencana Tsunami. Jurnal Pendidikan Geosfer, 8(2), 171-184.

Indrajit, D. (2021). Mudah dan Aktif Belajar Fisika. PT Grafindo Media Pratama.

Tjandra, K. (2018). Empat bencana geologi yang Paling Mematikan. UGM Press.

Fauzi, Ahmad. 2013. Fisika Bencana Alam. Padang : Universitas Negeri Padang.

Sili, P. D. (2013). Penentuan Seismisitas dan Tingkat Risiko Gempa Bumi. Universitas Brawijaya Press.

Fauzi. 2010. Aplikasi Sistem Informasi Geografi untuk Peta Bencana Alam Indonesia. Jakarta: Pusat Gempa Nasional BMG.

Winda, E. (2023). Studi Literatur Keterkaitan Gempa Bumi Berdasarkan Ilmu Fisika Dan Persfektif Al-Qur’an (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).

Imran, A. (2018). Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Alquran (Kajian Surah An-Nahl) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Meddan).

Rosyidie, A. (2013). Banjir: fakta dan dampaknya, serta pengaruh dari perubahan guna lahan. Jurnal perencanaan wilayah dan kota, 24(3), 241-249.

Hutabarat, L. E. (2017). Pengaruh Lubang Biopori terhadap Peningkatan Koefisien Permeabilitas Lapangan pada Tanah Lempung di Kampus UKI Cawang. Laporan Penelitian, 1-36.

Downloads

Published

2024-05-08