Hijab dalam Dinamika Masyarakat Urban: Religiusitas, Tuntutan Sosial dan Tren di Kalangan Mahasiswi Isbi Bandung

Authors

  • Muhammad Syafiq Rizqullah Institut Seni Budaya Indonesia Bandung
  • Eka Aprilia Institut Seni Budaya Indonesia Bandung

Keywords:

hijab, urban society, female art students, religiosity, culture identity

Abstract

Artikel ini membahas transformasi makna hijab di kalangan mahasiswi ISBI Bandung dalam konteks masyarakat urban modern. Permasalahan penelitian berfokus pada faktor-faktor yang melatarbelakangi penggunaan hijab serta pergeseran maknanya dari simbol religius menjadi simbol sosial dan gaya hidup. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan antropologi budaya melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi pustaka. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa praktik berhijab dipengaruhi oleh dorongan religius, lingkungan keluarga, tuntutan sosial, serta media sosial, yang kemudian dinegosiasikan dengan kebutuhan estetika dan aktivitas akademik seni. Penelitian ini mengungkap bahwa hijab dimaknai secara fleksibel sebagai identitas religius sekaligus ekspresi budaya dalam kehidupan mahasiswi seni.

References

Ahmad, R. “Akulturasi Islam dan budaya lokal.” Jurnal As-Sufah 1, no. 2 (2019): 1–17.

Antunes, A. C. “The Hijab Project: Troubling conceptions of agency and piety through community-engaged art making.” Social Sciences 11, no. 2 (2022): 39.

Atikah, N. N. “Busana K-Pop dance cover untuk wanita berhijab.” Skripsi, Universitas Mercu Buana Jakarta, 2024.

BBC Indonesia. Wajib jilbab bagi siswi non-Muslim di Padang: “Sekolah negeri cenderung gagal terapkan kebhinekaan.” 26 Januari 2021. https://www.bbc.com/indonesia.

Izzah, N. “Hijab street style: Ekspresi modest fashion dan komodifikasi agama.” NIHAYAH: Journal of Islamic Studies 1, no. 2 (2025): 142–57.

Nurdianik, Y., S. G. Attas, dan M. K. Anwar. “Hijab: Antara tren dan syariat di era kontemporer.” Jurnal Ilmu Sosial 2, no. 1 (2022): 11–20.

Putri, R. Y., dan K. A. Us. “Analisis kemajuan penggunaan hijab terhadap kalangan milenial.” TRANSEKONOMIKA: Akuntansi, Bisnis dan Keuangan 1, no. 4 (2021): 391–98.

Rizqullah, M. S., M. Z. Ramadhan, E. Aprilia, R. G. Swaradesy, dan I. M. Azzahra. “The integration of Pancasila values in sexual education (SIPELAS) as an effort to prevent sexual violence against children.” Civic Education Perspective Journal 5, no. 2 (2025): 35–52.

Sofiyah, A., dan A. A. Zafi. “Hijab bagi wanita Muslimah di era modern.” Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam 13, no. 1 (2020): 89–102.

Waqhidah, U., dan A. S. Pratamia. “Hijab dalam sorotan tafsir kontemporer: Antara kewajiban religius dan tuntutan sosial.” Journal Central Publisher 2, no. 7 (2024): 2283–90.

Downloads

Published

2026-06-21