Peran Dukungan Sosial dan Spiritualitas Terhadap Kepercayaan Diri Peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an

Authors

  • Nurul Mukarramah MAN 2 Hulu Sungai Tengah

Keywords:

pendidikan karakter, akhlak mulia, generasi muda

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dukungan sosial dan spiritualitas dalam pembentukan kepercayaan diri peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). MTQ tidak hanya menuntut kemampuan teknis dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga kesiapan mental dan stabilitas emosional saat tampil di hadapan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai buku dan jurnal yang relevan mengenai dukungan sosial, spiritualitas dan kepercayaan diri. Hasil kajian menunjukkan bahwa dukungan sosial berperan sebagai faktor eksternal yang memberikan rasa aman, penghargaan, motivasi dan penguatan terhadap kemampuan peserta. Dukungan dari orang tua, pembina, dan lingkungan sosial terbukti mampu mengurangi kecemasan performatif serta meningkatkan persepsi positif. Sementara itu, spiritualitas berfungsi sebagai faktor internal yang memberikan makna, ketenangan batin, serta orientasi ibadah dalam mengikuti kompetisi. Peserta yang memaknai MTQ sebagai sarana dakwah dan pengabdian cenderung lebih stabil secara emosional dan tidak berorientasi semata-mata pada kemenangan. Integrasi antara dukungan sosial dan spiritualitas membentuk fondasi psikologis yang kokoh dalam meningkatkan kepercayaan diri peserta. Dengan demikian, pembinaan MTQ perlu dilakukan secara holistik melalui penguatan aspek teknis, sosial, dan spiritual secara seimbang. 

 

References

Abdur Rokhim Hasan. “Pendidikan Karakter Bersaing dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an.” Jurnal Pendidikan Islam 2, no. 2 (2019).

Albert Bandura. Self Efficacy: The Exercise of Control. New York: W.H. Freeman and Company, 1997.

Anshori, H. Hafi. Kamus Psikologi. Surabaya: Usaha Kanisius, 1995.

Desmita. Psikologi Perkembangan. Bandung: Remaja RosdaKarya, 2010.

fatiq, Diska Firzan Nadia, dan Nasrullah. “Eksplorasi peran dukungan sosial Rasa Syukur dalam Meningkatkan Subjective Well-Being Santri Penghafal Al-Qur’an di Pesantren Malang.” Journal of Education Research 5 5, no. 4 (2024).

Fiantika, Feny Riantika, Mohammad Wasil, dan Sri Jumiyati. Metodologi Penelitian Kualitatif. Padang: PT. Global Eksekutif Teknologi, 2022.

Hendra Surya. Percaya Diri Itu Penting. Jakarta: Elex Media Komputindo, 2007.

Malau, Surbakti, dan Murad. “Spiritualitas dan Resiliensi dalam Perspektif Psikologi Islam.” Jurnal Psikologi islam 11, no. 2 (2024): h. 90-92.

Nofrans Eka Saputra. “Karakter Positif dalam Kompetisi Qur’ani.” dalam jurnal pendidikan Islam, 2020.

Rainer Lauster. Kepercayaan Diri. Jakarta: bumi aksara, 2002.

Rochmawati dan Laili. “Hubungan Dukungan Sosial dengan Kepercayaan Diri.” Jurnal Psikologi Pendidikan 9, no. 2 (2024): h. 55.

Rochmawati, Mauliyah Nur, dan Nurfi Laili. “Hubungan Daily Spiritual Experience dan dukungan Sosial dengan Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Fakultas Psikologi dan Ilmu Pengetahuan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.” Al-Isyraq Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam 7, no. 3 (2024).

Ronaldi, Abon, Arief Subhan, dan Arif Zamhari. “Implikasi Dakwah Musabaqah Tilawatil Qur’an dalam Pembangunan Masyarakat Qur’ani.” Anida: Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah 23, no. 1 (2023): h. 67.

Sarafino, dan Smith. Health Psychology Biopsychology Interanctions Seventh Edition. New York, Usa: Wiley India Pvt. Limited, 2011.

Sufyan Muttaqin dan dkk. “Pendampingan MTQ Internasional sebagai Sarana Peningkatan Kompetensi Tilawah dan Tahfizh di Tingkat Global.” Development: Journal of Community Engagement 3, no. 2 (2024).

W. A. Gerungan. Psikologi Sosial. Bandung: Refika Aditama, 2007.

Downloads

Published

2026-02-25