Persepsi Hukum Islam dalam Pemakaian Gigi Tiruan
DOI:
https://doi.org/10.55606/religion.v1i5.295Keywords:
Gigi Tiruan, Hukum Islam, Kesehatan Gigi dan Mulut, Perspektif IslamAbstract
Gigi melakukan banyak hal untuk tubuh manusia, termasuk pengunyahan, penampilan, dan berbicara. Agama Islam mengajarkan bahwa kesehatan yang salah satunya adalah kesehatan gigi dan mulut adalah hal penting. Salah satu fungsi penting dalam sistem pengunyahan adalah penggunaan gigi tiruan ini untuk menggantikan fungsi gigi asli yang hilang. Pembuatan artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemakaian gigi tiruan dalam persepsi islam dan apa hukumnya pemakaian gigi tiruan dalam persepsi tiruan. Penulisan makalah ini menggunakan metode systematic review. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa dari berbagai hadist di Islam disebutkan bahwa penggunaan gigi tiruan diperbolehkan asal tujuannya adalah untuk kesehatan bukan untuk kecantikan. Maka dari itu penggunaan gigi tiruan harus berdasar oleh tujuan
References
Nilamsari DAR. Persepsi dokter Gigi Muslim terhapad Kehalalan Bahan dan Obat-Obatan kedokteran Gigi. 2021.
Firdaus IA, Azwa NN, Adinda NP, Amperawati M. Konsep Dan Praktek Kesehatan Gigi Dalam Pandangan Islam. 2023.
Kaunang WPJ, Supit A, Angraeni A. Persepsi Masyarakat Terhadap Pembuatan Gigi Tiruan oleh Tukang Gigi di Desa Treman Kecamatan Kauditan.
Mangundap GCM, Wowor VNS, Mintjelungan CN. Efektivitas Penggunaan Gigi Tiruan Sebagian Lepasan terhadap Fungsi Pengunyahan pada Masyarakat Desa Pinasungkulan
Kecamatan Modoinding. 2019.
Hemat T, Hamid NA. Medical Inventions in the Abbasid Caliphate and their Development in the Present Era. Journal of Health, Medicine, and Clinical Studies. 2013; Vol.2, Issue 1, pp 16 – 30
Washah DGM. Abu Al-Qasim Az-Zahrawi (325-404AH/936-1013AD). International Journal of History and Cultural Studies (IJHCS). 2018; Volume 4, Issue 2.
Utami, Aisyah Yunda. HUBUNGAN JUMLAH KEHILANGAN GIGI DENGAN MOTIVASI PENGGUNAAN GIGI TIRUAN SEBAGIAN LEPASAN PADA PRALANSIA. Diss. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, 2022.
SETYOWATI, ANINDIA P. PERBEDAAN PERTUMBUHAN KOLONI JAMUR Candida albicans PADA PLAT BASIS GIGI TIRUAN RESIN AKRILIK HEAT CURED DAN NILON TERMOPLASTIK. 2017
Global oral health status report: towards universal health coverage for oral health by 2030. Geneva: World Health Organization; 2022.
A75/10 Add.1. Draft global strategy on oral health. In: Seventy-fifth World Health Assembly, Geneva, 22–28 May 2022. Provisional agenda item 14.1. Geneva: World Health Organization; 2022.
Anjani AP, Dipoyono HM, Tjahjanti MTE. PENGARUH KOMUNIKASI ANTARA DOKTER GIGI DENGAN TEKNISI GIGI TERHADAP KEPUASANTEKNISI GIGI DALAM
PROSES PEMBUATAN GIGI TIRUAN CEKAT (GTC). 2019
Theressia M. PROSES PEMBUATAN GIGI TIRUAN SEBAGIAN LEPASAN DARI BAHAN
KOMBINASI LOGAM DAN AKRILIK
Setiawan MJ. PROSES PEMBUATAN GIGI TIRUAN SEBAGIAN LEPASAN DARI BAHAN
KOMBINASI LOGAM DAN AKRILIK. 2022
Putrianti, Tjahyaning D, Fadilla, Afrina. Titanium Dioxide Addition to Heat Polymerized Acrylic Resin Denture Base Effect on Staphylococcus aureus and Candida albicans. Journal of Indonesian Dental Association. 2018.
SETYOWATI, PRISCA ANINDIA. PERBEDAAN PERTUMBUHAN KOLONI JAMUR Candida albicans PADA PLAT BASIS GIGI TIRUAN RESIN AKRILIK HEAT CURED DAN NILON TERMOPLASTIK. 2015.
Jaya, Sunatera L. Pengaruh Pemakaian Gigi Tiruan Sebagian Lepasan Basis Resin Akrilik Heat Curing Terhadap Perubahan Kadar Imunoglobulin A. Diploma thesis, Universitas YARSI. 2019.
Silviana A, Wowoe VNS, Mariati NW, Persepsi Tentang Perawatan Gigi Tiruan Pada Masyarakat Kelurahan Maasing Kecamatan Tuminting Kota Manado.
Emini. Gigi tiruan dan perilaku ibadah. Poltekkes Kemenkes Jakarta. 2013.
Padu, Fonda, Lampus BS, and Wowor VN. Gambaran tingkat pengetahuan masyarakat terhadap pemakaian gigi tiruan di kecamatan tondano barat." e-GiGi 2.2. 2014.
Nurlianda V. INDIKASI KEHARAMAN OPERASI PLASTIK DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. 2020.

