SUNNAH NABI DALAM MERAWAT GIGI
DOI:
https://doi.org/10.55606/religion.v1i5.411Keywords:
Sunnah nabi, merawat gigi, siwak, kesehatan, gigiAbstract
Kesehatan merupakan faktor penting dalam mencapai masyarakat sejahtera, termasuk mewujudkan hak hidup sehat bagi seluruh lapisan masyarakat melalui sistem kesehatan yang mampu melindungi mereka dari berbagai risiko. Kebersihan mulut tidak hanya menjadi aspek estetika tetapi juga merupakan landasan bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dalam konteks ini, ajaran Islam khususnya sunnah Nabi Muhammad SAW memberikan bimbingan berharga dalam perawatan gigi. Penulisan artikel ini menggunakan metode literature review. Pencarian literature review menggunakan data base PubMed dan Google Scholar, lalu setelah itu dilakukan seleksi yang sesuai dengan kriteria artikel yang dibuat. Dalam hal kesehatan mulut, Islam telah lama menekankan pentingnya menjaga kebersihan mulut dan rongga mulut, sebagaimana tercantum dalam kitab suci dan kitab ulama sebelumnya. Menyikat gigi atau yang biasa kita sebut dengan “siwak” adalah sunnah. Siwak adalah kunyah tradisional yang terbuat dari akar, cabang dan batang tanaman Salvadora persica dan telah digunakan sebagai metode pembersihan gigi alami di banyak belahan dunia selama ribuan tahun. Banyak penelitian ilmiah yang menunjukkan bahwa siwak (Salvadora persica) memiliki sifat antibakteri, antijamur, antivirus, antibakteri dan antiplak. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa siwak memiliki efek antioksidan, analgesik, dan antiinflamasi. Dan tongkat kunyah ini, dikenal dengan banyak nama di berbagai budaya. Tongkat ini disebut “siwak” dalam bahasa Arab, “koyoji” dalam bahasa Jepang, “qesam” dalam bahasa Ibrani, “qisa” dalam bahasa Aram dan “dempul” dalam bahasa Latin.
References
Abdullah, N. (2018) ‘Hubungan Status Kesehatan Gigi Dan Mulut Anak Sekolah Dengan Pelaksanaan UKSG (Usaha Kesehatan Gigi Sekolah) Di Sekolah Dasar dan Sederajat Se Kota Makassar’, Jurnal Media Kesehatan Gigi, 17(1), pp. 32–33.
Abhary, M. and Al-Hazmi, A.-A. (2016) ‘Antibacterial activity of Miswak (Salvadora persica L.) extracts on oral hygiene’, Journal of Taibah University for Science. Taibah University, 10(4), pp. 513–520.
Ahmad, H. and Rajagopal, K. (2014) ‘Salvadora persica L. (Meswak) in dental hygiene’, Saudi Journal for Dental Research. The Saudi Journal for Dental Research, 5(2), pp. 130–134.
Alili N, Türp JC, Kulik EM, Waltimo T. Senyawa volatil Salvadora persica menghambat pertumbuhan spesies Candida oral. Biol Lisan Lengkungan. 2014; 59 :441–447.
Akaji, E.A., Folaranmi, N., Ashiwaju, O., (2014). Halitosis: a review of the literature on its prevalence, impact and control. Oral health & preventive dentistry.
Agbor MA, Azodo CC. (2013) Penilaian penggunaan tongkat kunyah (siwak) di komunitas Muslim di Kamerun. J Gen Dent Eropa. 2
:50–53
Chaurasia A, Patil R, Nagar A. (2013). Siwak di rongga mulut. J Oral Biol Craniofac Res. 39 :98–101
Firdaus, IA, Azwa, NN, Adinda, NP., dkk. (2023). Konsep Dan Praktek Kesehatan Gigi Dalam Pandangan Islam. JIS: Jurnal Kajian Islam, 1 (2), 228–234.
Haque, M. M., & Alsareii, S. A. (2015). A review of the therapeutic effects of using miswak (Salvadora Persica) on oral health. Saudi medical journal, 36(5), 530–543.
Juliarni, Y. and Gunawan, G. (2016) ‘Pengaruh Menyikat Gigi Dengan Siwak (Salvadora Persica) Terhadap Ph Saliva’, Andalas Dental Journal, 4(1), pp. 45–54.
Malik AS, Shaukat MS, Qureshi AA, Abdur R. Perbandingan efektivitas tongkat kunyah dan sikat gigi: uji klinis acak. N Am J Med Sci. 2014; 6 :333–337.
Nabila, Achmad Muhandis. (2021) Tinjauan Ilmu Kedokteran Gigi
Terhadap Sunnah Bersiwak Rasulullah SAW.
Nordin, A., Bin Saim, A., Ramli, R., et al. (2020) ‘Miswak and oral health: An evidence-based review’, Saudi Journal of Biological Sciences. 27(7), pp. 1801–1810.
Rahmat (2017) ‘Implementasi Konsep Kebersihan Sebagian Dari Iman di Iain Raden Fatah Palembang’, Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), pp. 66–81.
Ruslinawati, E. D., Praptiningsih, R. S. and Chumaeroh, S. (2015) ‘Uji Efektifitas Ekstrak Siwak (Salvadora Persica) Berbagai Konsentrasi Terhadap Pembentukan Plak Gigi - Studi terhadap Murid MTsN Sale’, ODONTO: Dental Journal, 1(1), p. 16.
Sari, R. P. (2019) ‘Wawasan Kebersihan Lingkungan & Keberagamaan; Praktik Kebersihan Lingkungan pada Civitas Akademika UIN Imam Bonjol Padang’, Indonesian Journal of Religion and Society, 1(1), pp. 80–92.
Septianingrum, EA, Azzahra, SS, Yasin, F., & Utami, NK (2023).
Pandangan Islam Terhadap Anjuran Pemeliharaan Kesehatan Gigi Serta Larangan Mengikir Gigi. JIS: Jurnal Kajian Islam, 1 (2), 222–227.
Sukma ec, Elyani, Y. a. (2020) ‘Pengaruh Menyikat Gigi dengan Kombinasi Pasta Gigi dan Siwak (Salvadora persica) terhadap Jumlah Koloni Bakteri Anaerob pada Saliva dan Mukosa Gingiva Santri Ar-Razi’, jurnal kedokteran komunitas.
Suryani, D., Rizkia, A., Kusuma, P., and Putranto, R. R. (2019) ‘Antibacterial Effectiveness Of Siwak (Salvadora persica) Ethanol Extracts Various Con’, 038, pp.33–39.
Shafiei-Bafti L, Rad M, Salehi- Soormaghi M, Rezaei M. (2013) Evaluasi in vivo efek antimikroba obat kumur herbal Persica pada Candida albicans dan Enterococcus faecalis. J Kesehatan Mulut Epidemiol Mulut. 2 :64–69.

