Memanfaatkan Potensi QRIS (Quick Response Indonesian Standard) untuk Meningkatkan Penghimpunan ZIS (Zakat Infaq Shodaqoh)
DOI:
https://doi.org/10.55606/religion.v1i5.415Keywords:
QRIS, ZISAbstract
Kamu sudah pernah dengar tentang QRIS? QRIS atau Quick Response Code adalah kode matriks persegi panjang berwarna hitam putih yang bisa dibaca dengan kamera smartphone dan menyimpan informasi di dalamnya. Saat ini, QRIS sudah banyak digunakan di berbagai bidang, mulai dari sistem pembayaran, pemasaran digital, hingga penyampaian informasi. Ternyata, QRIS juga berpotensi besar diterapkan dalam pengumpulan ZIS atau zakat, infaq dan shadaqah. Bagaimana caranya? Dengan memanfaatkan QRIS, lembaga pengelola zakat dapat memberikan kemudahan bagi muzakki atau orang yang menunaikan zakatnya. Muzakki cukup memindai QRIS yang tertera pada materi kampanye atau di lokasi strategis, lalu akan langsung diarahkan ke halaman pembayaran zakat. Praktis dan efisien bukan? Tidak perlu lagi mengetik panjang lebar alamat situs atau rekening tujuan zakat. Dengan begini, diharapkan minat masyarakat untuk menunaikan zakat bisa meningkat dan tentunya akan berdampak pada peningkatan pengumpulan ZIS di masa mendatang.
References
A.T. Purnomo, Y. S. (2016). Mutual authentic in securing mobile payment systemusingencrypted QR Code based on public key infrastucture. Proc.2016 6th InternationalConference system.
Abbas, A. E. (2017). Literature review of a cashless society in Indonesia: evaluatingtheprogress. International Journal of Innovation, Management and Technology, 8(3), 193-196.
Evans, D. &. (2005). Paying with plastic: The digital revolution in buying and borrowing. Mit Press.
Fandiyanto, R. (2019). Transformasi Sistem Pembayaran Elektronik di IndonesiadanImplikasi Terhadap Kemajuan Bisnis Kreatif Berbasis Daring di WilayahEksKeresidenan Besuki. In Prosiding Seminar Nasional & Call for Paper, page. 144-153.
Florestiyanto, M. Y. (2015). Evaluasi Kesiapan Pengguna Dalam Adopsi sistemInformasiTerintegrasi di Bidang Keuangan Menggunakan Technology Readiness Index. InSeminar Nasional Informatika ( SEMNASIF), Vol. 1 No. 4.
Ghozali Imam dan Chariri, A. (2007). Teori Akuntansi. Semarang: BadanPenerbitUniversitas Diponegoro.
Glyn, D. (2002). A History of Money: From Ancient Times to the Present Day. Cardif , U.K:University of Wales Press.
Guthrie, J. R. (2006). The voluntary reporting of intellectual capital: comparingevidencefrom Hongkong and Australia. Journal of intellectual capital.
Hutagalung, J., Amrullah, A., Saniman, S., Maya, W. R., & Elfitriani, E. (2022). DigitalisasiMasjid Era Society 5.0 Menggunakan Teknologi Qris Pada Kas Masjid Al-Muslimin. JCES (Journal of Character Education Society), 5(1), 151–160.
Hutagalung, R. A., Nainggolan, P., & Panjaitan, P. D. (2021). Analisis PerbandinganKeberhasilan UMKM Sebelum Dan Saat Menggunakan Quick Response IndonesiaStandard (QRIS) Di Kota Pematangsiantar. Jurnal Ekuilnomi, 3(2).
Indonesia, B. (2019). www.bi.go.id. Retrieved 7 18, 2021, fromQR Code IndonesianStandard (QRIS): https://www.bi.go.id> QRIS
Kurniawati, E. T., Zuhroh, I., & Malik, N. (2021). Literasi dan Edukasi PembayaranNonTunai Melalui Aplikasi QR Code Indonesian Standard (QRIS) Pada KelompokMilenial. Studi Kasus Inovasi Ekonomi, 05(01), 23–30.
Lestari, R. I., Santoso, D., & Indarto, I. (2021). Meningkatkan literasi keuangan digital padapelaku UMKM melalui sosialisasi gerakan nasional non-tunai. Jurnal Inovasi HasilPengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 4(3), 378.
Liu, Y. Q. (2019). An in-kind charitable donation system app design practice drivenbysocialinnovation design concept. Proc.-2009 6th International Conference Inf. Sci. ControlEng. ICISCE , page. 141-145.
Morgan, D. B. (1996). What middle managers do in local government: Stewardshipof thepublic trust and the limit of reinventing government. Public AdministrationReview, 359-366.
N, H. (2011). Interaksi tanggung jawab sosial, Kinerja sosial, Kinerja keuangandanluaspengungkapan sosial. Maksimum: Media Akuntansi Universitas MuhammadiyahSemarang, Vol. 1 No.2: 59-67.
Nasution, S. (2003). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Tarsito Publication.
Ngafifi, M. (2014). Kemajuan Teknologi dan Pola Hidup Manusia dalamPerspektif. JurnalPembangunan dan Pendidikan : Fondasi dan Aplikasi, Vol.2 Page.34.
Pracoyo, A., Wijaya, E., Bagasworo, W., Rofianto, W., Budhijana, B., Novita, N., Wardani, D., Sadikin, D. D. S., Khairani, Z., & Ramadhan, M. (2022). Sosialisasi QRISDalamUpaya Peningkatan Produktivitas UMKM Provinsi DKI Jakarta. LPMPImperium, 4(1), 11–20.
Rahadi, R. A. (2020). Conceptual model for cashless society: A literature synthesis. European Journal of Business and Management Research, 5(3).
Ratcliff, D. (2001). Analytic Induction as Qualitative Research Method of Analysis.
Sihaloho, J. E. (2020). Implementasi Sistem Pembayaran Quick Response Indonesia StandardBagi Perkembangan UMKM di Medan. Jurnal Manajemen Bisnis, SINTA2, 287-297.
Wibisono, Y. (2007). Membedah Konsep & Aplikasi CSR. Gresik: Fascho Publishing.

