Pandangan Islam dan Pemerintah Mengenai Pola Hidup dalam Menurunkan Angka Stunting pada Anak di Indonesia

Authors

  • Adelia Rizka Putri Ardana, Naura Andina Nurfayza, Salwa Shirley Elysia Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.55606/religion.v1i4.469

Keywords:

budaya, islam, pemerintah, stunting

Abstract

Stunting is a condition when a child has problems with their growth and development. Stunting is one of the urgent problems in Indonesia that needs to be resolved. The aim of our research is to examine more about the stunting in perspective Islam and government. Based on our theory that was collected by a library research method, Islam has already managed how to avoid stunting by consuming halal and thoyyib food. Beside that, our government also has many programs to reduce the number of stunting in Indonesia.

References

Andriyani Muhammad. (2022). Asupan Halal Thayyiban untuk Ibu dan Balita,

Tindakan Preventif Keluarga Cegah Stunting pada Anak. Available at: https://tangerang.kemenag.go.id/informasi/asupan-halalan-thayiban-untuk-ibu-dan-balita-tindakan-preventif-keluarga-cegah-stunting-pada-anak, diakses tanggal 15 Oktober 2023.

Auditna, W., Budiman, & Baculu E. P. H. (2019). Persepsi Ibu Hamil

Terhadap Makanan Tabu di Desa Bulubete Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Jurnal Kolaboratif Sains, 2 (1), 460–470.

Azahra, S. Hana. & Arifiyani, N. (2023). Strategi Komunikasi Pemerintah

Dalam Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Relasi Publik, 1(1), 5-8.

Berita, Media. (2023). Stunting di Indonesia Turun Berkat Komitmen Semua Level

Pemerintahan. Kementerian Sekretariat Negara RI Sekretariat Wakil Presiden. Available at: https://stunting.go.id/stunting-di-indonesia-turun-berkat-komitmen-semua-level-pemerintahan/, diakses tanggal 10 September 2023.

Christina, dkk. (2022). Pola Asuh Orangtua dan Kurangnya Gizi Anak

Penyebab Stunting di Desa Karangduwur, Kalikajar, Wonosobo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani, 2(2), 188–195.

Hamam, H. F., dkk. (2022). Oat Bar Susu dari Kacang Tunggak (Vigna unguiculata)

Sebagai Camilan Tinggi Protein. Jurnal Inovasi Penelitian, 3(6), 6649–6656.

Haskas, Y. (2020). Gambaran Stunting di Indonesia: Literature Review. Jurnal Ilmiah

Kesehatan Diagnosis, 15(2), 154–157.

Hatijar, H. (2023). Angka Kejadian Stunting pada Bayi dan Balita. Jurnal Ilmiah

Kesehatan Sandi Husada, 12(1), 224–229.

Ibrahim, I. (2021). Hubungan Sosial Budaya dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia

–59 Bulan di Desa Bone-Bone Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang Tahun 2020. Al Gizzai:Public Health Nutrition Journal, 1(1), 16–26.

Intan, T. (2018). Fenomena Tabu Makanan pada Perempuan Indonesia dalam Perspektif

Antropologi Feminis. Palastren, 2(2), 233–258.

Ipan. Purnamasari, H. Priyanti, E. (2021). Collaborative Governance Dalam

Penanganan Stunting. Jurnal Kinerja, 18(3), 385-386.

Kementerian Sekretariat Negara Indonesia (2022). MUI: Mencegah Stunting Itu

Perintah Agama Available at: https://stunting.go.id/mui-mencegah-stunting-itu-perintah-agama/, diakses tanggal 15 Oktober 2023.

Laksono, D. A. & Wulandari, W. D. (2021). Pantangan Makanan pada Suku Muyu

Papua, 5(3), 251–259.

Montessori, M. & Sari, R.P.P. (2021). Upaya Pemerintah Dan Masyarakat

Dalam Mengatasi Masalah Stunting Pada Anak Balita. Journal of Civic Education, 4(2), 129-135.

Nirmalasari, N.O. (2020). Stunting Pada Anak: Penyebab dan Faktor Risiko Stunting

di Indonesia. QAWWAM: Journal For Gender Mainstreaming, 14(1), 19-28.

Orami. (2012). Kandungan Surat Al Maidah Ayat 88: Mengatur Kehalalan

Dalam Konsumsi Serta Mencari Rezeki. Available at: https://www.orami.co.id/magazine/al-maidah-ayat-88, diakses tanggal 10 Oktober 2023.

Pradigdo, S. F., Kartasurya, M. I. & Azam M. (2022). Gambaran Pola Makan, Tabu,

Infeksi, dan Status Gizi Balita di Provinsi Jambi. Amerta Nutrition, 6(1), 126–132.

Rahman, H., Rahmah, M., & Saribulan, N. (2023). Upaya Penanganan Stunting Di

Indonesia. Jurnal Ilmu Pemerintahan

Suara Khatulistiwa, 8(1), 47-49.

Rokom. (2023). Prevalensi Stunting di Indonesia Turun dari 21,6% dari 24,4%.

Sehatnegeriku Kemkes. Available at:https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20230125/3142280/prevalensi-stunting-di-indonesia-turun-ke-216-dari-244/, diakes pada tanggal 10 Oktober 2023.

Tebi, dkk. (2021). Literature Review Faktor-Faktor yang Mempengaruhi

Terjadi Stunting pada Anak Balita. Fakumi Medical Journal, 2(12), 234–240.

Priyono. (2020). Strategi Percepatan Penurunan Stunting Perdesaan (Studi

Kasus Pendamping Aksi Cegah Stunting di Desa Banyumundu, Kabupaten Pandeglang. Jurnal Good Governance Volume, 16(2), 151-153.

Downloads

Published

2023-10-18