PENDIDIKAN AGAMA DALAM SEKOLAH INGKLUSIF
DOI:
https://doi.org/10.55606/religion.v1i4.522Keywords:
Pendidikan Inklusif, Anak berkebutuhan Khusus, Pendidikan SosialAbstract
Pendidikan inklusif sering dikaitkan dengan pendidikan khusus. Namun pada kenyataannya, pendidikan inklusif lahir dari prinsip bahwa layanan sekolah harus dirancang untuk semua siswa, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus, dengan perbedaan sosial, emosional, budaya dan bahasa. Departemen Pendidikan Australia di Tasmania mendefinisikan pendidikan inklusif sebagai pendidikan yang menerima siswa yang beragam sebagai bagian dari sekolah dan merasa bahwa mereka adalah bagian dari sekolah, dan bahwa akses, partisipasi dan prestasi dalam semua aspek pendidikan terjamin. Menurut pendekatan Islam, pendidikan adalah tugas untuk memahami tugas-tugas Islam dan membangun budaya/peradaban. Sekolah menawarkan layanan pendidikan untuk berbagai kebutuhan, dan layanan pendidikan yang ditawarkan kepada anak berbeda-beda sesuai dengan kondisi fisik, mental, dan spiritual anak. Fokus penelitian ini adalah upaya menemukan konsep model pembelajaran pendidikan agama Islam pada lembaga pendidikan penyelenggara pendidikan inklusif. Efektivitas pembelajaran memang penting dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif, namun kriteria guru pendidikan inklusif yang efektif harus terlihat. Pendidikan inklusif mendorong pada peserta didik, baik anak berkebutuhan khusus maupun non istimewa, apresiasi terhadap pendidikan sosial sejak dini, sehingga dalam pendidikan inklusif anak saling menghargai perbedaan dan menghilangkan sikap diskriminatif. Melalui pendidikan inklusif dan model inklusif penuh, anak berkebutuhan khusus bekerja sama dengan anak lain (normal) untuk mengoptimalkan potensinya. Pendidikan inklusif menanamkan pada peserta didik, baik anak berkebutuhan khusus maupun non-khusus, nilai-nilai pendidikan sosial sejak dini, sehingga dalam pendidikan inklusif setiap anak menghargai perbedaan satu sama lain dan menghilangkan sikap-sikap diskriminatif.
References
Amin, A. Rifqi. 2015. Pengembangan Pendidikan Agama Islam: Reinterpretasi Berbasis Interdisipliner. Yogyakarta: LKiS Pelangi Aksara.
Florian, Lani. 2008. “Special or inclusive education: Future trends.” British Journal of Special Education 35(4): 202.
Kraayenoord. 2007. “School and Classroom Practises in Inclusive Education in Australia.” Childhood Education.
Muhaimin, Siti Lailan Azizah, Nur Ali, dan Suti’ah. Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. ed. Bandung. 2004: Remaja Rosdakarya.
Nata, Abuddin. 2009. Perspektif Islam Tentang Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
RI, Departemen Agama. 2014. “The Noble Qur’an.” : 1155.
Rossidy, Imron. 2009. Pendidikan Berparadigma Inklusif: Upaya Memadukan Pengokohan Akidah dengan Pengembangan Sikap Toleransi dan Kerukunan. Malang: UIN-Maliki Press.
Sanjaya, Wina. 2007. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.









