MODERN KONTEMPORER PEMIKIRAN DALAM ISLAM PEMIKIRAN ISLAM MODERN DAN KONTEMPORER: PENGARUH GERAKAN ISLAM FUNDAMENTALIS, REVIVALIS, MODERNIS, DAN TRADISIONALIS

Authors

  • Ahmad Didi Riyadi Universitas Islam Negeri Antasari
  • Feni Andri Mulyani Universitas Islam Negeri Antasari
  • Ismi Rohimatun Ni’mah Universitas Islam Negeri Antasari

DOI:

https://doi.org/10.55606/religion.v1i2.90

Keywords:

Fundamentalis, Revivalis, Modernis, Tradisionalis

Abstract

Istilah pengaruh gerakan Islam fundamentalis ini pertama kali muncul di kalangan Kristen, di Amerika Serikat. Istilah fundamentalisme sendiri baru belakangan ini ditemukan di berbagai kamus dan ensiklopedi. Itu belum dimasukkan dalam Kamus Besar.

Robert edisi 1966 dan Encyclopedia Universalis edisi 1968. The Little Dictionary of the Petite Larousse Encyclopedique memuatnya dalam edisi 1966 dengan makna yang sangat umum, yaitu “Sikap orang yang menolak menyesuaikan keyakinan dengan kondisi modern”.

Sementara itu, itu dimasukkan dalam Kamus Saku Grand Larousse Encyclopedique edisi 1979 dengan merujuk hanya pada Katolik sebagai "keadaan pikiran di antara beberapa umat Katolik yang menolak adaptasi dengan kondisi kehidupan modern." “Esensi gerakan keagamaan (fundamentalisme) adalah sikap statis yang menentang segala bentuk pembangunan dan perubahan,” bunyi definisi yang lebih komprehensif yang diberikan dalam 12 jilid Grand Larousse Encyclopedique Dictionary, yang diterbitkan pada tahun 1984. The Kamus Grand Larousse Encyclopedique, diterbitkan pada tahun 1987, adalah kamus tingkat perguruan tinggi yang menyediakan tidak lebih dari; "Fundamentalisme" mengacu pada posisi yang diambil oleh beberapa umat Katolik ketika mereka menegaskan ikatan mereka dengan nenek moyang gereja. Sementara itu, Kamus Besar Bahasa Indonesia menggunakan kata sifat "Dasar" yang berarti "pokok"; "fundamental", yang artinya "landasan, dasar, landasan, landasan", adalah akar kata dari kata "fundamental". Oleh karena itu, fundamentalisme dapat diartikan sebagai paham yang berusaha memperjuangkan atau melakukan sesuatu yang dianggap penting.

References

A’la, Al Maududi, Sejarah Pemerintahan Islam. Diterjemahkan dari Al Khilafah Waal Mulk Abu. Bandung : Mizan.

Abdurrahman, Moeslim. Islam Transpormatif. Jakarta: Pustaka Firdaus. 1995.

Rahmena, Ali. Para Perintis Zaman Baro Islam. Diterjemahkan dari Peoneers of Islamic Revival. Bandung : Mizan, 1996

Zainudin, Ar Rahman. Petunjuk Jalan. Diterjemahkan dari Ma’alim Fitthorik. Jakarta : Media Dakwah., 2000.

Imron, M., Syarifudin, E., & Gunawan, A. (2022). PENDIDIKAN ISLAM DAN GERAKAN ISLAM TRANSNASIONAL DI INDONESIA. JPPM Jurnal Penelitian dan Pengabadian Masyarakat, 1(1).

Abied Shah, M. Aunul. Islam Garcia Depan Mosaik Pemikiran Islam Timur Tengah. Bandung : Mizan, 2001

Mulkhan, Munir. Islam Murni dalam Masyarakat Petani Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya. 2000.

Naimuddin, M. (2014). Model Penelitian Pemikiran Islam Modern" Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900–1942”(Deliar Noer). SAINTIFIKA ISLAMICA: Jurnal Kajian Keislaman, 1(02).

Ratnasari, D. (2010). Fundamentalisme Islam. Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 4(1).

Aly, Sirojuddin. “Gerakan Revivalisme Islam Kontemporer di Indonesia” dalam Jurnal DIRASAT, vol. 02, Nomor 01, Tahun 2007.

Syaukani, Ahmad. Perkembangan Pemikiran Modern di Dunia Islam, cet-2. Bandung: Pustaka Setia, 2001.

Yatim, Badri. Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: Grafindo Persada. 2008.

Downloads

Published

2023-04-16